Senin, Desember 14, 2009

Happy 2nd Birthday Danis

15 komentar

We woke up, and thanked God,
Cause We thought that We should,
For this cute little boy,
Who entered our world.

Everyday you bring to us all the joy that life could hold,
You're such a special little boy from the day you were born,
No word can say how amazing you are,
No gift can show you how much you mean to us.
May Allah bless you today, tomorrow and always
In peace, in health, in happiness and in love.

Happy birthday Danis,
We love you very much.

Mama & Papa



Tanggal 13 Desember ini Danis umurnya pas 2 tahun. Alhamdulillah sehat-sehat saja. Badannya sempat 'anget' sehari sebelum ulang tahun, dan mama kasih vitamin curcuma plus aja supaya kuat. Lumayan, panasnya jadi menurun. Mama bersyukur banget Danis ini termasuk anak yang 'though' dan tidak mudah sakit.

Ini dia foto-foto Danis dari umur 1 bulan s/d 2 tahun. Wajah tidak banyak berubah dari bulan ke bulan. Cuma, banyak yang bilang sih Danis agak 'kurusan'. Emmm.. kelihatannya iya sih, tapi bukan berarti harus gendut ya untuk bisa kelihatan lucu karena nurut mama he's still the cutes and the most adorable baby boy in the world! . Trus sampe sekarang masih aja beberapa orang yang baru lihat sering bilang mirip keturunan cina. Padahal mama dan papa asli orang jawa,




Daan.. ini dia Sekilas kemampuan Danis saat ini:

-Ngomong makin lancar dan jelas, meskipun belum semua in a proper way, kemampuan bahasa diusianya yang 2 tahun ini makin meningkat, tambah jelas dan mudah dimengerti. Kalau yang diajak bicara nggak ngerti dengan ucapannya, Danis juga bisa menjelaskan seperti : "Pisang yoboh" (Pisang roboh) He will say : "Yoboh, jatuh ke bawah" (kalau yang ini sudah bisa mulai umur 1.5 tahun). Udah bisa comment sesuatu misalnya pas lagi maem dan dia suka, so he will say: "Hmmm... yummy" sebaliknya kalau dia nggak suka akan bilang "Nggak enak".

-Udah bisa nyuruh, merintah dan ngatur Contohnya kalo mama lagi tidur-tiduran, dia akan atur mamanya untuk duduk “mama duduk. Duduk sini aja”. Atau kalau pas mau masuk kamar mandi, dia akan bilang : "lampu nyala-in, ma" dan begitupun sebaliknya keluar dari kamar mandi : lampu mati-in, Ma". Tentang di kamar, misalnya setelah puas bermain, nonton vdc, atau main game, dia sudah tau apa yang harus dilakukan yaitu : beresin mainannya dan masukkan ke keranjang, matiin computer, dan matiin kipas angin. Biasanya Danis akan bilang: "Tak tunggu" (Niruin ucapannya mama)

-Alhamdulillah, Danis memliki daya tangkap dan memori yang kuat. Udah terlihat sejak bayi, dan makin berkembang sejalan dengan bertambah umurnya. Contohnya, setiap pagi jam 8-an suka diajak muter-2 naik vario sama pakdhenya sambil lihat monyet, bebek di daerah ikan mungsing dan lihat embek (baca: kambing) di taman depan sebuah rumah di Ikan Dorang. Nah Danis ini bisa inget lo arah jalannya dan bisa nunjukin dengan benar harus lewat mana kalau pas jalan-jalan pagi sama mama dan papa.

-Rajin gosok gigi, he really loves it. Setiap ke kamar mandi, wajib baginya untuk gosok gigi begitu pula mama, pasti diminta gosok gigi. Mam sih enjoy aja, toh akan membiasakannya memelihara kesehatan gigi walopun sampe sekarang Danis masih belum mau pake pasta gigi

Trus target mama selanjutnya alias yang mau mama ajarin lebih intens adalah:
-Belajar mengenal huruf, angka dan warna. Sekarang ini yang baru dia kenali warnanya adalah kuning, merah dan biru.
-Belajar mengenal dan mengaji iqro seperti alif, ba, tsa, jim, dst (ssst.. mama merasa ketinggalan sama mama ina nih, mau tanya-2 sama belio-nya ahhh..).

How about Perayaan Ultah-nya Danis yang ke-2?

Well, dengan berat hati, tahun ini pun tidak ada perayaan ulang tahun seperti juga ulang tahun Danis yang pertama. Nurut mama sih ya, perayaan ultah apalagi yang sampe menghabiskan dana berjut-jut is really a wasting money. Suatu pemborosan. Bukannya nggak sayang sama anak ya, karena sebetulnya mama dan papa juga sempat bahas jadi-enggaknya merayakan ultah Danis. Sampe akhirnya both mama dan papa sepakat untuk tidak merayakannya, namun dananya akan ditabung untuk keperluan Danis kelak. Kesehatan dan pendidikan Danis tetap menjadi prioritas mama & papa dan Insya-Allah tetap kami pegang teguh janji kami ini.

Time flies so fast... Nggak terasa betapa waktu cepat berlalu. Semoga anak mama 'Daniswara Adam Tanaya' selalu dlindungi oleh Allah SWT dan senantiasa diberikan kesehatan, amiinn...

Selasa, Desember 08, 2009

Jangan Sop

5 komentar
Tinggal bersama dengan keluarga besar dalam satu rumah pasti ada plus minusnya.Dan itulah yang mama rasakan since mama dan papa sepakat mutusin untuk tinggal bersama di rumah ortu-nya papa mulai awal mama hamil. Sebetulnya sih, alhamdulillah mama dan papa sudah memiliki rumah sendiri, belinya juga dari hasil nabung sendiri, bersertifikat dan sudah balik nama pulak. Tapii dengan berbagai pertimbangan, rumah itu tidak langsung kita tempati melainkan kami sewakan ke orang lain. Jadi kalau dihitung-hitung udah hampir 3 taun ini kami tinggalnya nebeng di rumah ortunya papa. Jujur sih ya, selama tinggal di rumah mertua ini banyakan plusnya dari pada minusnya . Kalau mama ulas "plus-nya" satu persatu bisa full memori deh blog ini, hehehe. Aniway, yang paling perlu dihighlight adalah Danis ada yang jagain dan ngawasin, itupun gak cuma 1 orang karena di rumah ada Budhe (Kakak papa yg pertama), Mbah Uti dan Pakdhe (kakak papa yg ke-3). Mereka ini kompak banget 'ngerawat' Danis pas mama & papa lagi ngantor. So kalau misalnya salah satu lagi ada keperluan mendadak dan harus keluar rumah, bisa digantiin sama yang lain. No worries karena yang ngasuh adalah keluarga sendiri, pembantu hanya untuk nyuci-seterika dan beberes rumah. Makanan Danis jadi lebih terkontrol dgn baik, pergaulannya juga lebih baik dan plus plus yang laen.

Minusnya?
Sungguh dengan berat hati mama ngerasa perlu ya untuk catet disini meskipun nggak fair rasanya untuk ngebahas minusnya yang bisa dibilang hanya seujung kuku bila dibandingkan plus-plusnya. Hanya ada 1 hal yang nurut mama sih sedikit nganjel dan 'berhasil' bikin mama bete yaitu : dengan banyaknya anggota keluarga di rumah, maka semakin sering anak mama ini jadi bahan guyonan alias 'suka digodain' hingga (kalau bisa) nangis-nangis. Contohnya mas Jodi. Mas jodi ini anaknya budhe Pat. Kantor tempatnya bekerja emang deket dengan rumah perak, jadi mas Jodi ini sering mampir ke rumah entah itu pas jam makan siang atau sore sepulang dari kantor. Mas Jodi ini sering banget godain Danis, seperti misalnya dengan pura-pura ngajak budhe Pat pergi. "Ayo budhe, pergi yok" sambil ngerangkul mamanya seperti orang yang bener-2 mau pergi. Dan tentu saja, Danis jejeritan ngelihat hal itu sambil bilang : "Mas Jodi jangan! mas Jodi jangan!" sampe sakhirnya berlinangan air mata. Mmm yang ini mama sempat batin ya, apa mungkin karena sering digodain ini sehingga Danis kalau pas bobok minta ditemeni both mama dan budhe-nya, just karena takut ditinggal .

Tidak cuman itu aja. Beberapa hari yang lalu Danis kalau misal mau ngelarang mama/papa/budhe/pakdhe & uti untuk ngelakuin sesuatu bilangnya begini :
"Jangan sop! ... Jangan sop!" Padahal sebelumnya dia sudah bisa berbicara dgn baik seperti "Mama jangan, papa jangan!". Gara-garanya sih karena sering digodain sama Pakdhenya yang suka ngomentarin 'larangan' Danis tsb dengan "Jangan apa? Jangan sop atau Asem?" Dan Danis ngejawab : "sop aja". So semenjak digodain begitu, Danis jadi seringnya bilang jangan-nya dibarengi dengan Sop. Hahaha, ada-ada aja sih... Gara-gara pakdhe-nya nih...

Well, semakin hari mama bertekad untuk belajar menjadi orang yang lebih ikhlas dan mensyukuri apa yang ada. Alhamdulillah akhirnya Danis nggak lama-lama kok ngeduain mama seperti yang pernah mama ceritain disini. Sudah 2 malam berturut-turut mama berhasil membujuk Danis untuk tidur bersama mama tanpa 'budhe'nya lagi dgn smoothly, no strike. Asalkan bersabar dan iklas... semua pasti ada jalannya, insya Allah....

(Note: 'Jangan' kalau dalam bahasa jawa dpt diartikan 'Sayur' jadi kalau jangan sop = Sayur sop, Jangan Asem = Sayur Asem, dsb)